Pengertian Jasa

Pengertian Jasa Adalah

Posted on

Apakah yang dimaksud dengan jasa ? Pengertian jasa adalah suatu tindakan yang tidak dapat diraba, tidak berbentuk, tetapi dapat dikenali atau di identifikasi, dilaksanakan atas kebutuhan konsumen dan keberhasilannya dinilai dari kepuasan konsumen.

Ada pula pendapat lain menjelaskan pengertian jasa adalah transaksi ekonomi dimana terjadi interaksi dengan konsumen atau dengan barang-barang milik tanpa terjadi ubah kepemilikan. Jasa dapat dihasilkan dengan menggunakan barang berwujud atau tidak sama sekali.

Pengertian Jasa Menurut Para Ahli

Berikut adalah pendapat beberapa ahli mengenai pengertian jasa :

  1. Christian Gronross

Menurut Christian Gronross, pengertian jasa adalah serangkaian aktivitas intangible yang terjadi bila aada interaksi antara pelanggan dan karyawan jasa dan atau sumber daya fisik atau barang dan atau sistem penyedia jasa, yang disediakan sebagai solusi atas masalah pelanggan.

  1. Phillip Kotler

Menurut Phillip Kotler, pengertian jasa adalah tindakan atau unjuk kerja yang ditawarkan oleh suatu pihak kepada pihak lain yang secara prinsip  tidak menyebabkan perpindahan kepemilikan apapun. Produksinya bisa terkait dan bisa juga tidak terikat pada suatu produk fisik.

  1.  Ratih Hurriyati

Menurut Ratih Hurriyati (2005:28), suatu aktivitas ekonomi dengan output selain produk dalam pengertian fisik, dikonsumsi dan diproduksi pada saat bersamaan, memberikan nilai tambah dan secara prinsip tidak berwujud (intangible) bagi pembeli pertamanya adalah merupakan pengertian jasa.

  1. Djaslim Saladin

Menurut Djaslim Saladin (2004:134), pengertian jasa adalah semua kegiatan atau manfaat yang ditawarkan oleh suatu pihak kepada pihak lainnya dan pada dasarnya tidak berwujud, serta tidak menghasilkan kepemilikan sesuatu.

Ciri-Ciri Jasa

Bidang jasa memiliki karakteristik khusus yang membedakannya dengan bidang lainnya. Menurut Adrian Payne, adapun karakteristik dan ciri-ciri jasa adalah sebagai berikut:

  1. Tidak Memiliki Wujud (Intangibility)

Produk berbentuk jasa sifatnya abstrak karena tidak dapat dilihat, dirasakan, atau disentuh seperti halnya pada suatu barang fisik.

  1. Berubah-Ubah (Variability)

Jasa merupakan suatu bidang kerja dan bersifat heterogenitas, sangat mudah berubah-ubah, sangat tergantung pada siapa konsumennya, kapan, dan di mana suatu jasa dibutuhkan. Inilah penyebab utama mengapa tidak ada hasil jasa yang persis sama meskipun dilakukan oleh satu orang yang sama.

  1. Tidak Dapat Dipisahkan (Inseparability)

Konsumen harus ada pada tempat jasa yang diminta serta melihat atau ikut ambil bagian dari aktivitas jasa tersebut karena pada umumnya produk berbentuk jasa dihasilkan dan dikonsumsi pada saat yang bersamaan.

  1. Mudah Lenyap (Perishability)

Jasa merupakan suatu produk yang mudah lenyap atau tidak bisa bertahan lama karena produk jasa tidak dapat disimpan, dijual kembali, atau dikembalikan kepada produsen jasa dimana seseorang membelinya.

Jenis-Jenis Jasa

Walaupun pada dasarnya ada banyak sekali bentuk jasa yang dikonsumsi oleh masyarakat, berikut adalah beberapa contoh jasa yang paling sering digunakan :

  • Jasa Perawatan Kencantikan, dan Kebersihan, contohnya; pijat, perawatan kecantikan, salon, binatu pakaian, dan lain-lain.
  • Jasa Akomodasi, beberapa yang termasuk dalam jenis jasa ini diantaranya; kamar hotel, apartment, rumah tinggal, kost, dan lainnya.
  • Jasa Komunikasi, beberapa yang termasuk dalam jenis jasa ini diantaranya; telepon, komputer, internet dan aplikasi pengirim pesan.
  • Jasa Usaha Rumah Tangga, beberapa yang termasuk dalam jenis jasa ini diantaranya; jasa perawatan kebun, jasa penyedia air minum, perbaikan rumah, dan lain-lain.
  • Jasa Transportasi, beberapa yang termasuk dalam jenis jasa ini diantaranya; taxi, jasa transportasi online, jasa pengiriman barang, jasa angkut barang, penyewaan mobil.
  • Jasa Hiburan, beberapa yang termasuk dalam jenis jasa ini antara lain; kebun binatang, taman bunga, tempat wisata, tempat hiburan, dan lain-lain.
  • Jasa Bisnis dan Profesi, beberapa yang termasuk dalam jenis jasa ini diantaranya; jasa dokter, jasa hukum, jasa akuntan, jasa pemasaran, dan lainnya.
  • Jasa Asuransi, Bank dan Finansial, beberapa yang termasuk dalam jenis jasa ini diantaranya; perpajakan, asuransi, perbankan, dan pembiayaan.