YouTube-Menjadi-Fasilitas-Promosi

Jaman dahulu adalah masa keemasan bioskop, kemudian beberapa puluh tahun kemudian giliran televisi menguasai sampai akhirnya keberadaan televisi hampir akan di geser oleh layanan video streaming berbasis internet. Dan salah satu situs penyedia video streaming berbasis internet adalah YouTube.

Mungkin dahulu YouTube awalnya hanya populer untuk membagikan video-video musik maupun olahraga, namun kali ini Anda bisa memanfaatkannya sebagai alat untuk promosi bisnis maupun produk. Sudah banyak yang melakukannya dan hasilnya cukup efektif serta positif. Jadi mengapa tidak untuk membuat video yang berisikan promosi produk atau bisnis kemudian mengunggahnya di YouTube?  Berikut langkah-langkah beserta tipsnya:

  1. Saat ini YouTube sudah memanfaatkan akun Gmail untuk orang bisa melakukan aktivitas baik itu mengunggah video, memberikan Like maupun mengomentari. Jadi jika Anda sudah memiliki akun Gmail segera saja lakukan registrasi dengan proses yang mudah.
  2. Sebelum mengunggah atau upload sebuah video, tentu Anda harus membuatnya dahulu. Manfaatkan perangkat kamera baik kamera perekaman video professional maupun dengan ponsel saja. Patut diperhatikan bahwa sebenarnya YouTube memberlakukan aturan dimana seseorang dilarang menggunakan layanan ini untuk promosi bisnis semata. Jadi video harus variatif sehingga tidak berkesan memanfaatkan YouTube sebagai ganti TV. Atau dengan kata lain Anda membuat video promosi terselubung, sebagai contoh Anda memiliki produk jualan sebuah kamera. Maka Anda harus buat video dengan judul yang unik seperti ‘Cara membuat foto time lapse dengan kamera Leica m9’. Meski pada umumnya Anda memberikan tips dan tutorial, namun Anda bisa sedikit mempromosikan produk ini.
  3. Miliki skill editing video agar lebih menarik. Sebuah video menarik harus memiliki pembuka, kemudian dengan penambahan audio menarik serta elemen-elemen lainnya. Jadi korbankan waktu Anda sebentar untuk menguasai trik editing video. Biasanya video yang bagus adalah video yang di unggah dengan ukuran HD karena pada video ini pengunjung bisa memilih apakah memutar dalam tampilan HD agar dapat melihat detail atau dengan resolusi rendah untuk buffering lebih cepat.
  4. Hanya mengunggah video yang memiliki durasi pendek atau paling lama adalah 10 menit. Diatas itu orang akan bosan dan akan lebih baik jika hanya 3-5 menit saja. Meski pendek, tetapi jika video terlihat menarik maka juga akan menarik konsumen untuk membeli produk Anda.
  5. Tulis deskripsi rincian produk yang Anda miliki. YouTube menyediakan kolom untuk penggunanya menuliskan apa yang ada dalam video. Semakin lengkap semakin bagus dan jangan lupa juga untuk mencantumkan alamat situs web atau blog, kemudian link akun media sosial maupun nomor kontak yang bisa dihubungi. Terkadang ada pengguna YouTube yang memiliki koneksi lambat sehingga hanya tidak melakukan buffering melainkan membaca deskripsi dibawah video untuk mengetahui apa yang ada.
  6. Aktifkan fitur komentar untuk mengetahui seberapa besar respon pengunjung atas produk Anda. Hal ini sekaligus bisa menjadi bahan evaluasi apakah produk Anda benar-benar diterima atau ada kekurangan.
  7. Gunakan judul yang sebelumnya Anda riset agar dapat masuk dalam daftar teratas pada saat pengguna memanfaatkan fitur pencarian. Trik ini seperti Anda menggunakan judul yang tepat saat memposting artikel pada blog.
  8. Selain judul, penulisan berbagai kata kunci juga cukup penting pada Youtube. Kata kunci biasanya berfungsi seperti tag pada blog dan fungsinya adalah untuk mempermudah mesin pencarian mengenali jenis serta isi video. Apabila Anda tidak sama sekali tidak memberikan label tag pada video, maka saat ada yang melakukan pencarian video dengan kata-kata tertentu video yang Anda unggah tidak akan muncul karena hanya memiliki judul saja yang tidak identik dengan kata pencarian. Atau jika muncul biasanya dalam hasil pencarian tersebut berada diurutan halaman belakang, tentu sangat berpengaruh dalam menjangkau jumlah kunjungan. Pastikan saat Anda sudah selesai mengunggah dan menulis deskripsi juga mencantumkan kata kunci atau tag yang tepat dan relevant. Sebagai contoh untuk judul video ‘Sepeda balap terbaru’, Anda bisa menulis tag: sepeda balap murah, sepeda balap berkualitas, sepeda olahraga, sepeda sports, sepeda untuk olahraga, dan sebagainya.