Bisnis-Studio-foto

Pertanyaan mengenai bagaimana triknya membuka bisnis studio foto dengan budget yang terbatas sering dibahas pada berbagai forum fotografi. Pertanyaan tersebut biasa dilontarkan para calon wirausahawan yang memiliki passion dalam dunia fotografi. Tidak salah memang, bahkan akan sangat baik jika seorang pemula sudah mau berani berwirausaha dengan bidang yang diminatinya.

Tetapi jika benar-benar dipahami dengan budget terbatas pun sebenarnya Anda sudah bisa membuka sebuah studio mini yang standar dan tidak terlalu buruk. Mungkin sering kali kita mendengar bahwa untuk membuka sebuah studio foto bagus diperlukan dana mencapai ratusan juta, hanya untuk pembelian alat berikut dengan perangkat pendukung.

Jadi kesimpulannya Anda bisa saja membuka sebuah studio fotografi mini dengan budget hanya dibawah 10 juta rupiah, bahkan jika mau di hemat lagi dapat dibawah 7 juta rupiah(belum termasuk toko). Tentunya peralatan yang dibeli adalah peralatan bukan kualitas terbaik, namun tidak begitu buruk digunakan. Berikut trik dan tips membuka studio foto dengan budget terbatas, hanya dibawah 10 juta:

Artikel lain: Hobi Sederhana Yang Bisa Jadi Ajang Bisnis

1. Kamera murah meriah

Namanya juga studio mini dengan budget terbatas, pastinya Anda harus rela menggunakan kamera dengan harga murah. Tenang saja, kamera DSLR bukanlah kamera yang “ringkih” meski berusia tua. Banyak dijual DSLR second berusia sampai 10 tahun yang tetap bagus, budget yang dibutuhkan untuk pembelian satu kamera second adalah 3 jutaan sampai 2 juta saja.

Rekomendasi kamera murah adalah Canon 40D, Canon 400D, Nikon D70, Nikon D3000 atau Nikon D40. Harga kamera tersebut saat ini berkisar 2 sampai 3 jutaan Body Only. Jadi dengan dana 2-3 juta Anda sudah memiliki sebuah kamera untuk menghasilkan uang.

2. Lensa murah

Lensa adalah penting karena tanpa lensa kamera DSLR tidak akan dapat mengambil gambar. Untuk lensa sendiri Anda bisa mengeluarkan biaya hanya 2 juta saja, bahkan bisa kurang dari itu. Tidak harus lensa yang mahal dan berdiafragma besar, lensa kit DSLR yang telah memiliki stabilizer cukup lumayan bisa diandalkan. Rekomendasi lensa untuk studio foto mini adalah lensa kit 18-55mm yang memiliki harga second hanya berkisar 700 sampai 800 ribu rupiah.

Kemudian satu lensa lagi adalah lensa prime standar 50mm dengan bukaan besar yang biasanya dibanderol dengan harga 800 ribu rupiah. Lensa standar memiliki ketajaman yang bagus dan memaksimalkan kamera, terutama untuk pas foto. Sedangkan lensa kit digunakan untuk berbagai kebutuhan seperti foto keluarga. Total sudah Rp 4.6 juta untuk pembelian sebuah kamera dengan 2 lensa. Tetapi jika ingin irit, Anda bisa membeli satu lensa saja untuk kit 18-55mm.

3. Lampu-lampu murah

Budget terbatas, urungkan niat melengkapi studio dengan lampu-lampu first party. Harganya sangat mahal, bahkan hampir menyamai harga kamera. Sebuah studio mini umumnya hanya memiliki 2 lampu. Memang lebih baik menggunakan lampu studio khusus seperti Tronic, namun harga satu lampu studio termurah bisa mencapai Rp 500 ribu lebih. Alternatifnya bisa menggunakan satu lampu studio dan satu flash.

Banyak flash external buatan Cina yang harganya miring sampai Rp 300ribuan. Tidak lengkap peralatan lampu tanpa aksesoris pelengkapnya, salah satunya adalah Umbrella reflextor yang bisa dipasang didepan lampu untuk menghaluskan cahaya. Harga Umbrella hanya berkisar Rp 60 ribuan dibandingkan dengan softbox yang mencapai ratusan ribu. Kemudian adalah lightstand untuk menopang kedua lampu, harganya hanya berkisar Rp 150 ribu untuk termurah.

4. Trigger murah untuk pemicu lampu

Hanya lampu-lampu saja tentu tidak akan dapat dimanfaatkan. Jadi harus membeli pemicu atau Trigger untuk membuat lampu-lampu studio menyala tepat ketika Anda mengambil foto. Harga Trigger dan lengkap dengan 2 Receivernya Rp 300 ribuan yang biasanya adalah produk buatan Cina.  Jadi total sudah ada dana sekitar hampir 6 jutaan untuk pembelian kamera, 2 lensa, lampu dan pelengkapnya serta Trigger.

5. Background sederhana

Penggunaan Background bisa menggunakan kain-kain tebal yang lebar dan budget berkisar Rp 200 ribu tampaknya cukup untuk beberapa warna. Yang utama adalah warna merah, biru dan putih untuk pas foto. Kemudian bisa menambahkan warna abstrak untuk keperluan foto lainnya.

Baca juga: 13 Ide Peluang Bisnis/Usaha Yang SUPER Menjanjikan

6. Komputer spek standar

Bersyukurlah karena komputer untuk kebutuhan editing foto tidak harus memiliki spesifikasi tinggi seperti komputer gaming. Budget yang sudah digunakan sisanya bisa dialokasikan untuk pembelian komputer sebagai alat pembantu editing. Paling tidak untuk proses olah digital foto lebih sering menggunakan program Adobe Photoshop yang ringan, minimal versi CS3. Sedangkan peralatan cetak tidak terlalu penting karena studio mini biasanya akan memberikan order cetak kepada studio besar yang telah memiliki mesin Lab dan alat cetak lainnya.

Jadi dengan dana 10 juta Anda sudah bisa membuka sebuah studio foto mini yang professional. Selamat berbisnis.