Apa sih pentingnya website harus terlihat professional? Jawabannya ada pada pikiran Anda sendiri, apakah sebuah tampilan professional itu penting atau tidak. Segala apapun didunia ini pertama kali yang terlihat adalah penampilan. Alhasil apabila kesan pertama dari sebuah penampilan sudah tidak baik jelas tentu dapat berpengaruh buruk terhadap pengunjung website Anda.

Desain buruk dan kurang professional membuat halaman web kita dicap sebagai web kurang bonafit dan kurang berwibawa padahal konten yang ada cukup berkualitas. Memang penilaian dari setiap orang berbeda-beda dan relatif, namun tidak ada salahnya bila Anda mencoba menuju ke kearah yang lebih baik. Tidak ada ruginya Anda mencoba tips kami untuk membuat website terlihat lebih professional. Bahkan yang ada adalah keuntungan dimana akan ada banyak visitor mengingat tampilan lebih keren dan akses cepat.

Jadi jika ingin website Anda terlihat lebih professional, segera ikuti tips yang kami berikan dibawah ini selengkapnya:

Warna BG Polos Putih Lebih Baik

Warna background sebuah halaman situs mempengaruhi professional atau tidaknya sebuah web. Percaya atau tidak? Segera lihat pada halaman resmi Google atau ke situs resmi Microsoft. Keduanya merupakan sebuah perusahaan raksasa di dunia dan ahlinya dunia IT. Namun jika Anda melihat ke website resminya, tidak ada warna background berwarna-warni seperti background para blogger pemula. Yang ada justru putih polos, dan itulah yang menjadikannya lebih terlihat professional. Warna polos diyakini membuat pengunjung lebih nyaman memandang sebuah website.

Baca juga:  Review Template i-Max – Theme Wordpress Gratis Dengan Fitur Premium

Konten Original

Konten original atau asli buatan Anda atau team penulis sendiri menjadi sebuah kewajiban website professional. Tidak ada tempat untuk artikel copas dan tidak ada tempat untuk artikel yang dianggap tidak berkualitas. Jadi pastikan Anda dan team memiliki skill menulis yang handal. Apakah website resmi Microsoft menulis artikel yang sembarangan? Pastinya akan ada seleksi konten yang hendak di posting.

Baca juga: Cara membuat website WordPress

Konten Yang Positif

Tidak ada website bonafit yang menuliskan konten sembarangan. Minimal tidak berbau pornografi, tidak menyinggung SARA, dan tidak bersifat menghasut atau berisi informasi tidak benar (bohong). Jika Anda masih membuat konten yang negatif, segera hapus dan ganti seluruh artikel berkonotasi negatif dengan artikel yang positif. Apapun itu baik tentang artikel bisnis, hobi, tips dan trik, kata-kata mutiara, maupun artikel yang berhubungan dengan agama.

Foto Yang Jelas dan Relevan

Sebuah website professional memang membutuhkan sebuah foto atau gambar yang professional pula. Cobalah Anda lihat situs milik perusahaan besar, dimana pada setiap artikel memiliki foto ilustrasi yang dihasilkan fotografer professional. Atau mungkin dengan gambar-gambar ilustrasi hasil desainer grafis professional. Mau tidak mau untuk menjadikan website Anda professional Anda harus menyematkan foto-foto yang professional pula meski akhirnya membutuhkan banyak biaya. Jika kesulitan atau terlalu berat membayar fotografer maupun desainer grafis, ada alternatifnya yakni membeli foto berlisensi dari perusahaan agensi mikrostok untuk photo, gambar dan image serta clip art seperti Shutterstock.

Baca juga:  Pulau Jaco, Destinasi Wisata Andalan dan Populer di Timor Leste

Menu Jelas

Pastikan dalam website Anda, memasang fitur menu yang jelas. Sebagai contoh untuk menu dibagian atas adalah Home, About Me, Produk, Contact Me dan sebagainya. Atau mungkin Anda memasang menu kategori secara rapih berurutan bagi web Anda yang berbentuk web portal dan lain-lain.

Menaruh Fitur Seperlunya

Tidak perlu memasang widget tidak jelas, memasang IP visitor, kalender, atau memasang grafik jumlah pengunjung. Yang cukup Anda pasang adalah kolom searching (pencarian), kolom komentar untuk interaksi owner dan visitor serta tautan untuk akses ke akun resmi media sosial dari website Anda. Terlalu banyak memasang fitur membuat website Anda seperti website yang ‘caper’ alias cari perhatian. Visitor tidak membutuhkan fitur-fitur tersebut.

Iklan Yang Berserakan

Hati-hati dengan penggunaan iklan yang berserakan. Mungkin website sebuah perusahaan tidak memerlukan iklan sehingga terlihat lebih rapih. Namun untuk website sekelas portal atau berisi informasi (non perusahaan) membutuhkan iklan untuk pendapatan. Pastikan iklan tidak berantakan atau tertata rapih, tidak mengganggu tampilan dan visitor untuk menikmati konten.