Modal-Bisnis

Lagi-lagi wirausahawan muda mendapatkan permasalahan klasik, permasalahan yang membosankan, permasalahan yang selalu ditanyakan dan permasalahan yang banyak dialami banyak orang. Apa lagi kalau bukan permasalahan modal. Kami tidak akan membahas mengenai bisnis tanpa modal, karena bagaimana pun juga semua bisnis membutuhkan modal baik itu modal materi, modal skill maupun modal wawasan. Di beberapa artikel membahas mengenai peluang bisnis tanpa modal, faktanya bisnis itu butuh modal.

Dengan kebutuhan modal bisnis yang mendesak akhirnya membuat pebisnis memilih jalan pintas seperti menjual aset berharga, berhutang pada rentenir atau pada perusahaan finance yang mematok bunga tinggi. Baru saja ingin membuka usaha, justru Anda harus menghadapi masalah baru dengan sejumlah bunga yang cukup tinggi dan terus mencekik. Kami menyarankan Anda untuk tetap berpikir jernih dan tidak perlu khawatir. Ternyata ada cukup banyak sumber dana asalkan Anda tepat mencarinya sehingga tidak perlu cepat-cepat hutang ke rentenir maupun perusahaan finance, bahkan menjual aset.

Berikut ini adalah beberapa sumber dana untuk modal usaha Anda dengan syarat-syarat mudah:

Modal dari dana KUR (Kredit Usaha Rakyat)

Inilah salah satu solusi mendapatkan modal yang paling populer. KUR atau Kredit Usaha Rakyat adalah Kredit Modal Kerja maupun Kredit Investasi dengan plafon kredit hingga mencapai nominal Rp 500 juta. Dana KUR khusus diberikan kepada para pemilik usaha mikro, kecil serta koperasi yang memiliki usaha produktif. Ini adalah program resmi dari pemerintah dengan tujuan bahwa usaha yang dibiayai bisa tumbuh dan berkembang dengan baik sehingga banyak membuka lapangan pekerjaan.

Baca juga:  5 Hal Sepele yang Mempengaruhi Kesuksesan Sebuah Bisnis

Dana KUR hendaknya digunakan untuk kebutuhan investasi maupun kebutuhan modal kerja, jadi jangan disalahgunakan untuk kebutuhan konsumtif atau pribadi. Sementara ini ada beberapa bank yang sudah mendukung program KUR, diantaranya adalah Bank BRI, Bank BNI, Bank Mandiri, Bank BTN, Bank Bukopin, serta Bank Syariah Mandiri.

Modal dari Dana Hibah Perusahaan

Jangan mengira bahwa perusahaan-perusahaan besar hanya ingin untung sendiri. Banyak perusahaan swasta maupun BUMN yang ternyata memiliki program kemitraan dengan memberikan dana hibah kepada para wirausahawan mikro. Mungkin Anda pernah melihat iklan di televisi dimana ada salah satu perusahaan energi yang mengklaim telah membantu mengembangkan 5000 unit usaha mikro. Dana sebagai modal usaha dari perusahaan besar biasanya disalurkan lewat kegiatan CSR (Corporate Social Responsibility). Bahkan selain memberikan dana hibah, terkadang perusahaan yang bersangkutan memiliki program pemberdayaan dan pembinaan agar usaha yang dijalankan berkembang.

Jadi, giliran Anda yang harus mencari informasi mengenai program dana hibah dari perusahaan, yakni bisa dengan datang langsung ke kantor perusahaan yang bersangkutan dan membuat proposal maupun laporan keuangan usaha Anda minimal dalam jangka waktu satu tahun. Biasanya lamporan ini agar pemberi dana mengetahui jumlah asset, omset serta laba usaha Anda.

Modal Profit Sharing

Profit sharing atau modal bagi hasil biasanya bersifat sementara, bukan dengan status kepemilikan. Selain itu sistem bagi hasil dapat juga dilakukan dengan setiap bulan maupun pada setiap ada proyek. Umumnya modal dari profit sharing, pada akhir masa kontrak, modal tersebut dapat dikembalikan.

Baca juga:  Budi Daya Ikan Lele Lebih Hemat Menggunakan Kolam Terpal

Untuk mendapatkannya Anda harus memiliki relasi orang yang bersedia bekerja sama untuk membangun usaha Anda. Dan yang terpenting adalah membuat perjanjian yang disepakati karena bisa saja akan menimbulkan masalah jika Anda tidak membuat kesepakatan dalam sistem bagi hasil ini.

Modal Ventura

Modal Ventura cukup menguntungkan bagi usaha kecil menengah, karena selain unit usaha Anda mendapatkan dukungan dengan bentuk dana, pengusaha juga bakal mendapatkan bantuan seperti pengelolaan manajemen maupun bimbingan berupa pelatihan serta pendampingan.  Sayangnya untuk mendapat pinjaman yang didapatkan dari pihak Ventura ternyata cukup sulit dan prosesnya lama.

Hal ini mengingat pihak pemberi modal akan sangat selektif dalam menjaring mitra. Bahkan tidak jarang pula pemberi modal membutuhkan waktu yang lama guna menganalisa potensi usaha Anda.

Modal Kongsi

Modal Kongsi sering dikenal sebagai modal hasil patungan. Kelebihan dari modal Kongsi, Anda tidak perlu membayar bunga pinjaman, tetapi gantinya Anda harus membagi hasil keuntungan orang yang bekerja sama memberikan modal Kongsi. Keuntungan tersebut tentunya porsi serta komposisi modal yang dimasukkan kepada usaha.