Gejala cacingan biasanya dengan timbulnya rasa gatal di daerah anus dan kemaluan. Siklus berkembangnya cacing di tubuh anak anda. Cacing berkembang biak di saluran pencernaan  selanjutnya keluar dari usus untuk bertelur  lalu cacing pindah ke anus dan kemaluan  dan rasa gatal timbul. Cacing yang sering menyerang manusia adalah cacing Pinworm atau Enterobiasis.

Cacingan Pinworm Pada Anak
Cacingan Pinworm Pada Anak

Lanjutkan Membaca Artikel Mengatasi Penyakit Cacingan Pada Anak

Cacing Pinworm mempunyai ciri-ciri sangat kecil, bewarna putih,halus, panjangnya kira-kira 1-2 milimeter. Cacing hidup sebagai parasit di tubuh manusia.

Gejala cacingan. Hal yang terjadi pada anak yang cacingan sebagai berikut:

1. Badan kurus walau makannya banyak.

2. Tak punya nafsu makan.

3. Badan lesu.

4. Mudah sakit.

Hal itu terjadi karena makanan yang kita makan dimakan kembali oleh si cacing. Jadi, sebanyak apapun nutrisi yang kita makan hasilnya tidak akan ada karena nutrisi telah dimakan oleh cacing.

Cara cacing masuk ke tubuh anak anda.

Cacing masuk ke badan anakanda melalui pori-pori dan makanan yang tak bersih. Cacing bisa saja masuk ketika kita tak menggunakan alas kaki saat keluar rumah atau ke kamar kecil ataupun disaat bermian. Larva caning akan masuk ke dalam tubuh manusia melalui pori-pori kulit.

Cara lain cacing masuk kedalam tubuh manusia melalui telapak tangan. Telur cacing menempel di badan akan terasa gatal. Disaat kita menggaruk-garuk itulah telur cacing pindah ke tangan Anda. Telur cacing juga dapat ada di pena, buku, pensil, keybord laptop/komputer, piring,  gelas, garpu, ataupun sendok.  Tanpa disadari benda yang mengandung teur cacing akan masuk kedalam tubuh Anda.

Baca juga:  Sistem Saraf Pada Manusia

Jenis-Jenis Cacing

1. Cacing tambang. Cacing tambang adalah parasit penghisap darah dan menyerang usus.

2. Cacing benang. Cacing jenis ini akan menyebabkan filisiaris atau pembengkakan pada kaki. Cacing jenis ini ditularkan oleh nyamuk.

3. Cacing gelang. Cacing ini hidup di usus halus manusia, mengakibatkan kurang darah, tak adanya nafsu makan, dan kurang gizi. Cacing ini terbawa aliran darah dan masuk kedalam paru-paru menimbulkan gejala batuk.

4. Cacing tanah. Cacing berukuran besar, tak berbahaya karena cacing jenis ini hidup di tanah yang becek dan lembab. Cacing tanah berfungsi untuk menggemburkan tanah.

5. Cacing gelembung. Cacing gelembung berada di dalam daging sapi, akan berbahaya jika daging tak dimasak secara matang.

6. Cacing ginjal. Cacing ini menyerang ginjal dan saluran kencing binatang jenis burung dan bertulang belakang.

Obat Cacingan

Kimia

Untuk bisa membunuh dan mengatasi cacingan pada anak disembuhkan dengan obat kimia sesuai dengan petunjuk dokter. Biasanya satu kali enam bulan.

Alami

1. Wortel dan Santan

Atasi cacingan dengan air perasan wordtel kemudian air perasan tersebut campurkan dengan santan. Masin-masing 1 cangkir beri sedikit garam. Kemudia obat alami tersebut siap untuk diminum.

2. Bawang Putih dan Akar Pepaya

Bahan : Bawang putih sebanyak 3 butir, 30 gram akar pepaya, dan gula merah secukupnya.

Cara Membuat : Semua Bahan dicuci hingga bersih. Rebus semua bahan denghan 600cc air hingga tersisa 300cc air lalu angkat. Minum obat tersebut selagi hangat.

Baca juga:  Gaya Hidup Sehat dengan Sholat

 3. Daun Pepaya dan Akar Melati

Bahan : 1 lembar daun pepaya, 15 gram akar melati.

Cara membuat : Cuci terlebih dahulu semua bahan, Rebus semua bahan dalam 600cc air hingga tersisa 300cc air lalu angkat. Minum obat selagi hangat. Lakukan selama 2 kali sehari secara teratur.

Semoga Artikel [ Mengatasi Cacingan Pada Anak ] bermanfaat.