White-Hat-Black-Hat-SEO

Ketika sudah memasuki dunia teknik belajar SEO sering kali kita mendengar istilah White Hat dan Black Hat. Apakah yang dimaksud dengan istilah itu? dan apa hubungannya SEO dengan sebuah topi berwarna putih dan hitam? Ternyata istilah ini merujuk kepada sebuah tehnik Search Engine Optimizion yang sering digunakan untuk menjalankan persaingan didunia maya antara satu web dengan web yang lainnya.

Yang pasti, White atau putih menjadi sebuah penamaan dari sebuah teknik yang dianggap fair. Jelas karena dimana-mana warna putih sering dilambangkan dengan kesucian atau kebenaran. Sedangkan Black atau hitam adalah penamaan teknik yang dianggap menggunakan cara-cara kurang fair.

Jika masih penasaran dengan White Hat dan Black Hat SEO, kami akan mencoba menjelaskan lebih dalam pada artikel ini agar Anda bisa menentukan mana teknik yang akan digunakan:

Artikel lain: Cara Optimasi SEO On Page Untuk Blog

Pengertian White Hat SEO

White Hat SEO merupakan teknik dalam SEO dengan jalannya praktek yang mengutamakan etika serta aturan main baik dan lazim. Teknik ini sering digunakan digunakan oleh para pemilik web maupun blog untuk mengoptimalkan website miliknya guna mencapai visibilitas online yang lebih optimal dengan memanfaatkan kata kunci tertentu.

Ada beberapa cara praktek yang masuk dalam kategorii White Hat SEO, diantaranya adalah dengan mempromosikan blog maupun web milik kita melalui jejaring sosial, megoptimasi Tag Heading, dan ini akan berdampak pada awetnya alis jangka panjang. Pada intinya White Hat SEO sangat mengutamakan cara-cara yang sportif dalam indexing di mesin pencari.

Baca juga:  Beberapa Tipe Website untuk Sumber Backlinks Yang Berkualitas

Tehnik White Hat SEO yang Populer Dilakukan

Cukup banyak, diantaranya adalah  seperti yang sudah dijelaskan diatas yakni dengan promosi melalui jejaring sosial dan megoptimasi Tag Heading. Kemudian teknik lainnya adalah mengoptimalisasi suatu template pada web yang memakai template berstandard SEO. Teknik ini sering kali disebut juga dengan istilah SEO friendly.

Ada juga yang mengartikan Template SEO Frendly adalah template dengan loading page cepat namun mudah sampai benar-benar disenangi dan terindex oleh mesin pencari. Ketiga adalah dengan memanfaatkan kontek artikel yang lebih relevan, padat serta jelas. Tak jarang pula banyak pengikut aliran White Hat memanfaatkan link yang baik. Maksudnya adalah link yang dapat sesuai serta berisikan info dan tulisan yang sama dengan anchor text.

Pengertian Black Hat SEO

Jika White Hat adalah sebuah aliran dengan teknik SEO fair, tentu Black Hat adalah metode SEO dengan tindakan yang sebaliknya. Banyak yang menganggap bahwa Black Hat SEO dianggap merupakan taktik SEO yang cukup agresif. Akhirnya demikian teknik dari aliran ini cenderung mengabaikan pedoman mesin pencari mendasar dan kurang etis maupun kurang sportif. Kasus yang sering terjadi, penggunaan Black Hat SEO bisa menghasilkan hasil yang sangat cepat, namun hasil tersebut hampir tidak akan mampu bertahan lama dibandingkan White SEO.

Tehnik Black Hat SEO yang Populer Dilakukan

Ada banyak teknik SEO dari aliran Black Hat, salah satunya adalah dengan memanfaatkan kata kunci berkelebihan. Bahkan sering kali melakukan penembakan kata kunci (keyword) dengan cara membabi buta dan berulang-ulang pada satu halaman. Kemudian yang kedua adalah penggunaan teknik link Farming, yakni sebuah tehnik dimana pemilik bakal menghimpun link pada satu halaman situs (blog) maupun website untuk mengiisi daftar link yang jumlahnya sangat banyak dan tidak lazim. Bisa sampai ratusan sampai ribuan.

Baca juga:  Beberapa Ciri Backlink Yang Tahan Banting di Setiap Algo Google

Masih ada lagi teknik SEO Black Hat yang kadang digunakan, yakni teknik Blog Comment Spam. Teknik ini semacam ini adalah teknik yang seperti memaksa seseorang untuk melakukan banyak komentar pada blog milik kita. Tak jarang pula ada blog yang bisa mengomentari blognya sendiri, hanya untuk mendapatkan Spamming Comment.

Penganut aliran Black Hat kadang malas memposting artikel yang baik dan relevan. Itulah sebabnya sering kali dilakukan perulangan judul, dengan tujuan agar isi postingannya hanya pengulangan dari judul yang ada. Sebagai contoh adalah artikel berjudul Teknik “SEO Paling Mudah”, kemudian selanjutnya hanya berisi pengulangan dari judul yaitu “SEO Paling Mudah”.

Baca juga: Pengertia Apa Itu SEO

Tentukan Aliran Anda

Jadi sampai disini Anda pastinya sudah memahami, dan giliran Anda menetukan teknik mana yang akan di jalankan. Apakah aliran topi putih atau topi hitam?