Menggunakan-SPG-Untuk-Meningkatkan-Penjualan

Sudah sering kali ditemui bahwa setiap ajang pameran, festival, event atau bazar berdiri stand-stand dari produk tertentu yang ‘dibekingi’ para wanita cantik berseragam. Ya, merekalah yang sering disebut SPG (Salem Promotion Girl). Pada umumnya, para SPG memiliki paras wajah yang relatif cantik serta memiliki dandanan cukup menarik bahkan bisa dibilang seksi.

Tak pelak kehadiran para SPG menarik perhatian para pengunjung dan sering kali mereka menjadi ujung tombak untuk meningkatkan penjualan sebuah produk. Mungkin bagi Anda kehadiran para Sales Promotion Girl masih meragukan untuk meningkatkan penjulana. Artinya ada pertanyaan yang sering dilontarkan, yakni apa dampaknya kehadiran SPG bagi sebuah brand ?

Benarkah SPG efektif untuk promosi karena paras dan dandanan mereka yang cantik? Atau apakah hal itu sebenarnya sama sekali tidak berpengaruh pada penjualan? Ingat, perusahaan juga tetap harus mengeluarkan biaya cost mahal kepada agency SPG.

1. Efektifkah SPG dalam meningkatkan penjualan?

Jika pertanyaan diatas adalah pertanyaan Anda, maka jawabannya kembali lagi pada sebuah keadaan. Penjualan akan meningkat berkat SPG apabila:

  • Para SPG yang Anda sewa memiliki trik pendekatan yang begitu baik. Dalam arti bukan pendekatan untuk tujuan lain melainkan hanya untuk tujuan mempromosikan produk. Setiap SPG tentu berbeda-beda, ada yang aktif melakukan pendekatan dan ada yang kurang begitu aktif melakukan pendekatan kepada konsumen. Melakukan pendekatan berarti harus ramah dan mampu berkomunikasi dengan baik. Hal ini bisa saja meningkatkan omset penjualan karena mungkin sebelumnya pengunjung kurang tertarik dengan produk tersebut, namun karena ada pendekatan yang intens akhirnya berpikir dua kali untuk tidak membeli.
  • Peningkatan penjualan bisa juga berpengaruh karena SPG yang Anda miliki cerdas. Artinya para SPG memiliki brand knowledge atau pengetahuan tentang produk yang Anda jual. Ada banyak SPG yang justru tidak tahu menahu soal sebuah brand dari perusahaan yang menyewanya dan akhirnya pihak pegawai asli perusahaan yang menerangkan detail produk kepada konsumen. Jika begitu kejadiannya, sama saja Anda sedang tidak menyewa SPG. Tuntutlah para SPG untuk benar-benar mengerti detail produk yang dijual, karena Anda sudah membayar mereka dengan biaya mahal. Sebagai contoh pada sebuah brand perusahaan mobil, mereka selalu menuntut para SPG-nya untuk memiliki pengetahuan produk sangat detail yakni berkisar tentang nama, mesin, desain interior, eksterior, fitur multimedia, dan spesifi kasi umum lain yang perlu diketahui konsumen atau yang sering ditanyakan.
  • Pandai bertransaksi membuat SPG mampu meningkatkan penjualan produk. Apa jadinya bila SPG tidak mampu bertransaksi atau tidak mampu bernegosiasi dengan konsumen? Kemampuan yang menjadi nilai tambah adalah para SPG mampu berusaha meyakinkan calon konsumen untuk dapat mengetahui fungsi dari produk tersebut. Calon konsumen berhak mengetahui apa fungsi dan kegunaan produk, sehingga SPG bukan hanya sebagai umpan untuk berharap orang mau membeli produk karena pedagangnya cantik. Agar tujuan meningkatkan penjualan dapat tercapai, terkadang para sales dilatih oleh perusahaan untuk mampu menggali apa yang dibutuhkan customer, mengetahui daya belinya, merekomendasikan produk yang sesuai bahkan sampai pada melakukan follow up ke transaksi pembelian.
Baca juga:  Sukses Usaha dan Bisnis Sampingan Modal Kecil

2. Pengaruh penampilan fisik SPG

Jika SPG sudah mampu menguasai strategi marketing, pandai bertransaksi, memiliki brand knowledge dan mampu melakukan pendekatan baik, apa pengaruhnya penampilan fisik dan busana mereka? Sudah dijelaskan diatas bahwa terkadang penampilan fisik dan fashion tidak mempengaruhi penjualan.

Yang perlu Anda ingat bahwa dijaman sekarang ini, para konsumen sudah cukup cerdas untuk mengetahui apa yang mereka butuhkan dan memperkirakan daya beli. Kecuali memang ada konsumen yang memiliki pemikiran berbeda dimana mereka membeli produk karena hanya tertarik pada SPG.

Kasus semacam ini hampir jarang ditemui meski bisa nyata adanya. Lagipula kehadiran SPG di suatu tempat keramaian dan event sudah terlalu sering sehingga saat ini tidak cukup untuk menyita perhatian. Kehadiran SPG sudah mulai menjadi hal yang biasa ditengah masyarakat.

Jadi untuk memaksimalkan kinerjanya, Anda cukup membekali SPG dengan brand knowledge, kemampuan komunikasi dan negosiasi yang baik serta mengetahui apa kebutuhan konsumen.