Cara-Salah-Membuat-Bisnis-Anda-Sukses

Produk yang berguna, startegi marketing yang tepat serta service yang benar-benar prima adalah beberapa kunci sukses dalam melakukan bisnis atau menjalankan wirausaha. Seorang pebisnis memang harus menguasai atau memiliki skill dan mental yang besar untuk meraih sukses. Mau mendengarkan kritik, mau menerima masukan dan saran juga menjadi hal yang cukup membantu.

Sayangnya saat ini masih ada saja orang yang melakukan cara-cara tidak lazim bahkan cenderung tidak pantas hanya untuk mendapatkan keuntungan pribadi melalui bisnis yang dijalankan. Kadang-kadang sampai tidak masuk akal sehingga menimbulkan kontroversi yang tiada habisnya. Pastikan Anda bukan orang yang masuk dalam golongan tersebut. Lalu apa saja cara-cara yang salah atau curang namun yang masih sering digunakan untuk membuat bisnis sukses? Berikut ulasannya:

1. Menjatuhkan Pihak Kompetitor

Dalam sebuah bisnis tentu saja ada persaingan, mungkin karena produk yang sama atau jasa yang sama. Seorang pebisnis yang memiliki pemikiran pendek dan memiliki sifat curang tentu saja tidak senang jika usahanya memiliki saingan. Alhasil ada beberapa cara yang ditempuh, salah satunya adalah menjatuhkan nama baik pihak kompetitor.

Ini adalah trik yang sering digunakan, sebagai contoh Anda memiliki bisnis di bidang studio fotografi dan mengatakan kepada para konsumen bahwa studio pesaingnya menggunakan tinta murahan sehingga kualitasnya buruk. Padahal kenyataannya tidak demikian. Konsumen bisa saja beralih ke studio Anda, namun hal ini tidak bisa dibenarkan karena merupakan fitnahan. Dalam dunia bisnis hal semacam ini selalu saja ada.

Baca juga:  Tips Sukses Berbisnis Distro (Distribution Outlet)

2. Tidak Jujur dalam Menjual Produk

Anda mengatakan kepada pelanggan bahwa buah yang dibuat menjadi es masih segar. Padahal buah yang Anda gunakan adalah buah yang sudah hampir busuk. Atau ada penjual spare part mobil mengatakan bahwa suspensi yang ia jual adalah orisinil dari produk first party. Padahal suspensi tersebut adalah KW 1 atau bahkan lebih buruk lagi.

Menjual barang palsu yang diklaim sebagai barang asli juga merupakan dosa besar dalam berbisnis. Dengan demikian Anda memang akan mendapatkan keuntungan banyak namun lambat laun jika diteruskan bisnis Anda akan hancur. Jujurlah apa adanya saat menjual produk, katakan segala kelebihan dan kekurangan produk tersebut.

3. Menurunkan Kualitas Ketika Bisnis Sudah Ramai

Mental pebisnis yang buruk adalah memanfaatkan situasi demi kepetingan dan keuntungan pribadinya. Ketika bisnis sudah mulai ramai, banyak konsumen tiba-tiba Anda mencoba menjual produk atau jasa yang sama namun diturunkan kualitasnya. Ingat bahwa kompetitor bisa saja melihat celah ini dan kemudian menyelip bisnis Anda.

Jadi, pastikan Anda selalu memperhatikan mutu dan kualitas produk atau jasa dalam bisnis Anda. Jangan mentang-mentang sudah memiliki banyak pelanggan lantas menurunkan mutu demi keuntungan yang lebih banyak. Ini adalah 100% cara salah.

4. Menggaji Pegawai Semau Sendiri

Ketika bisnis sudah ramai terkadang ada saja para pemilik usaha yang tidak mau tahu akan nasib para pegawainya. Dengan kerja yang lebih banyak, namun gaji masih sama saja. Alasannya cukup klasik, untuk keuntungan yang lebih besar untuk sang owner. Sifat egoisme semacam ini menjadi hal yang harus Anda hindari jika tidak ingin ditinggal karyawan berpengalaman Anda.

Baca juga:  Mengapa Perlu Menjalankan Bisnis di Usia Muda

5. Menggunakan Hal-Hal Gaib

Bisnis macet atau bisnis tidak kunjung menuai hasil menguntungkan, ada saja orang yang kemudian pergi ke dukun. Dalam hal ini kami memang tidak memaksa Anda untuk tidak percaya dukun, karena ini adalah bersifat kepercayaan. Namun jika Anda belum pernah mencoba, sebaiknya tidak perlu dilakukan. Lebih baik berfokus pada strategi pemasaran, peningkatan kualitas produk dan memberikan layanan yang lebih prima.

Bukan masalah dilarang atau tidak dilarang, namun biaya untuk membayar dukun saja sudah cukup mahal belum termasuk persyaratan-persyaratan lain. Jika dipikir ulang lebih baik dana untuk pergi ke dukun digunakan untuk menambah modal atau meningkatkan kualitas produk.

Demikianlah beberapa cara dan trik yang salah dalam menjalankan usaha atau bisnis. Pastikan Anda bukan orang yang termasuk melakukan hal-hal demikian.