Budi-Daya-Ikan-Lele

Berwirausaha budi daya ikan sepertinya bukan merupakan hal baru dalam masyarakat. Ya, pembukaan lahan untuk budi daya ikan lebih sering dilakukan di daerah pedesaan yang masih memiliki lahan yang luas dan jauh dari pemukiman padat perkotaan. Nah, salah satu yang paling utama dan paling penting dalam budi daya ikan adalah kolam ikan itu sendiri. Biasanya kolam ikan disebut perairan terkendali atau reservoir air yang menjadi tempat hidup ikan.

Di Indonesia sendiri ada banyak jenis ikan yang paling banyak di budi daya, salah satunya adalah ikan lele mengingat kebutuhan pasar yang begitu besar. Terbukti dengan banyaknya pedagang kaki lima, warung makan sampai restauran yang menyediakan menu ikan lele. Ikan jenis ini bisa dibilang masih murah dan bisa hidup di air tawar. Tertartik untuk membuka usaha budi daya ikan lele? Simak trik dan tips berikut ini:

Artikel lain: Sukses Usaha dan Bisnis Sampingan Modal Kecil

Pembuatan Kolam Terpal

Modal utama memang cukup memberatkan bagi Anda yang masih pemula atau memiliki budget terbatas. Setidaknya ada beberapa alternatif kolam budi daya ikan lele, yakni pembuatan kolam permanen baik di kolam tanah maupun dibuat dengan dinding. Biasanya kolam ikan lele dirancang dengan kemiringan tanah dasar kolam berkisar  5-10 derajat. Memang cukup menguras banyak biaya karena harus dilakukan penggalian, namun nantinya bisa menampung ikan lebih banyak.

Alternatif kedua adalah menggunakan kolam terpal mini, yang diklaim mampu mengirit biaya dan juga memiliki keefektifan tersendiri. Biasanya, kolam dengan terpal dirancang dengan penyangga kayu serta dibuat kotak dengan luas sesuai dengan luas terpal. Penggunaan kolam terpal sangat cocok dilakukan di pesisir pantai yang umumnya memiliki tanahnya berpasir serta tidak begitu mampu menahan air atau porous.

Berikut ini adalah beberapa kelebihan lain jika Anda melakukan budi daya menggunakan kolam terpal:

  1. Ikan yang di budi daya pada kolam terpal dianggap tidak berbau tanah. Ya, mungkin sering ditemui bahwa ada ikan yang masih berbau lumpur. Namun jika Anda menggunakan kolam terpal, dipastikan  ikan hasil budidaya tidak akan berbau lumpur. Bau lumpur ini sering tidak disukai oleh konsumen.
  2. Kedua adalah pembersihan serta pengeringan kolam yang lebih cepat dan mudah. Tentu ini sangat efekti untuk memutus mata rantai bibit penyakit. Pada umumnya proses pengeringan kolam terpal hanya membutuhkan waktu beberapa jam saja atau paling lama hanya 1-2 hari. Bandingkan dengan kolam dinding atau tanah yang sampai seminggu.
  3. Kesulitan dalam memanen ikan? Kini tidak lagi menjadi masalah jika menggunakan kolam terpal. Karena tidak terlalu besar, maka dipastikan Anda akan lebih mudah mengambilnya.
  4. Kelebihan lain dari kolam ikan terpal untuk lele adalah kelangsungan hidup ikan yang tinggi karena air dalam kolam yang lebih terkontrol dan minimnya serangan hama. Efektif menghindarkan Anda dari kerugian akibat menurunnya jumlah ikan yang mati.
  5. Anda bisa membangun kolam terpal dimana pun, bahkan dihalaman belakang rumah Anda yang mungkin tidak terlalu luas.

Rancangan Kolam

Lalu kira-kira berapa luasnya kolam terpal yang ideal? Sebenarnya tidak baku karena harus mengikuti lebar terpal dan jumlah ikan. Untuk jumlah ikan yang mencapai 100 ekor kami sarankan agar Anda membuat kolam dengan ukuran berkisar 2 x 1x 0.6 meter.

Dan seperti yang sudah dijelaskan diatas, rangka dari kayu untuk penopang harus dibuat dengan solid agar tidak rubuh. Untuk lebih baik lagi, dilakukan penggalian sekitar 1 meter untuk penempatan terpal sehingga lebih kuat dan tahan lama.

Kekurangan

Meski ada banyak kelebihan dari kolam terpal, nyatanya tetap saja ada kekurangan yang bisa saja merepotkan Anda. Diantaranya adalah kondisi terpal yang sangat rawan bocor, terutama untuk terpal dengan kualitas rendahan dan tipis. Kedua adalah masalah bau pada air yang diakibatkan oleh proses pembusukan pakan ikan yang tidak termakan atau tidak habis. Kemudian kolam terpal juga memungkinkan air tidak sedikit memiliki ion-ion dan mineral yang berasal dari tanah.

Baca juga: Beberapa Model Bisnis yang Harus Anda Hindari

Demikian beberapa tips budi daya ikan menggunakan kolam terpal yang dianggap sangat menghemat biaya. Semoga bermanfaat.