bisnis-Sewa-Perlengkapan-Mendaki

Masihkah Anda berpikir bahwa orang-orang yang tinggal di lereng gunung itu masih ketinggalan jaman, kebanyakan hanya petani dan peternak, atau identik dengan kehidupan yang amat tradisional? Memang tidak bisa dipungkiri bahwa orang-orang yang tinggal di dekat gunug umumnya masih berprofesi sebagai petani dan bercocok tanam.

Namun jangan salah, saat ini kaum muda di daerah pegunungan sudah banyak memainkan bisnis yang tidak kalah menguntungkan yakni bisnis sewa perlengkapan mendaki dan pembukaan base camp. Benarkah bisnis ini menguntungkan? Sudah tentu apabila memang Anda tinggal di daerah dekat dengan gunung yang ramai di daki. Jadi jangan mau dibilang bahwa orang gunung tidak bisa menjalani bisnis.

Barang-Barang Yang Disewakan

Perlengkapan mendaki sebenarnya cukup banyak, mulai dari yang utama dan paling sering digunakan sampai perlengkapan tambahan. Berikut ini beberapa perlengkapan mendaki yang paling sering di sewakan:

Artikel lain: Hobi Sederhana Yang Bisa Jadi Ajang Bisnis

1. Tenda Dome

Ini adalah jenis tenda yang paling ringkas dan mudah untuk di rangkai. Sudah jarang pendaki yang menggunakan tenda biasa karena harus dirangkai lebih rumit. Pada umumnya tenda Dome memiliki beberapa tipe yang dibedakan dari kapasitasnya. Ada Dome yang hanya berkapasitas 2 orang, 3 orang, 4 orang sampai 6 orang.

Harga umum untuk Dome kapasitas 4 orang adalah Rp 25 ribu perhari. Harga Dome sendiri berkisar antara Rp 200 ribu sampai Rp 800 yang paling umum. Jadi untuk penyewaan beberapa kali saja modal Anda sudah kembali.

Baca juga:  Hasilkan Uang dengan Menjadi Jasa Penulisan Artikel

2. Sleeping Bag

Barang perlengkapan mendaki kedua yang paling sering di sewa adalah Sleeping Bag. Ini sejenis kantong besar yang dibalut dengan bahan tebal. Sleeping Bag bisa memuat orang atau bisa dimasuki orang. Barang ini sangat bermanfaat ketika ingin tidur nyenyak karena dipuncak gunung suhunya sangat dingin.

Jadi itulah mengapa Sleeping Bag menjadi perlengkapan pengganti selimut yang cocok saat mendaki. Harga sewanya umumnya adalah Rp 10 ribu sampai Rp 30 ribu perhari. Sedangkan harga belinya berkisar Rp 100 ribu sampai Rp 300 ribu.

3. Matras

Tak lengkap jika sudah ada tenda namun tidak ada matras. Ini adalah sejenis karpet outdoor yang dapat digulung sehingga mudah untuk dibawa. Banyak para pendaki yang menggunakan matras sebagai alas didalam tenda. Pada umumnya harga sewa matras cukup murah berkisar Rp 3 ribu sampai Rp 5 ribu per hari. Sedangkan harga belinya berkisar antara Rp 45 ribu sampai Rp 70 ribu.

4. Kompor Mini

Kompor berguna untuk masak-memasak, tetapi jangan membayangkan kompor outdoor berukuran seperti kompor gas pada umumnya.Kompor outdoor berukuran sangat mini dan mudah dibawa serta dapat dilipat. Bahan bakar yang digunakan adalah gas butana (kalengan) sehingga lebih murah. Harga sewa kompor mini berkisar Rp 10 ribu sampai Rp 20 ribu per hari, dan harga beli kompor ini hanya Rp 120 ribu sampai Rp 300 ribu.

5. Tas Carrir

Terkadang ada saja pendaki pemula yang tidak membawa perlengkapan lengkap, seperti tas. Nah, penyewaan tas Carrir cukup laris manis di kawasan jalur pendakian. Selain memiliki kapasitas besar, tas jenis ini juga sangat kuat dan awet. Penyewaan Carrir berkisar Rp 15 ribu sampai Rp 30 ribu per hari. Sedangkan modal pembelian 1 tas berkisar Rp 250 ribu sampai Rp 500 ribu.

Baca juga:  Mengambil Keuntungan Dari Barang Bekas, Kenapa Tidak?

6. Penjualan

Selain penyewaan, pada base camp juga sering menyediakan berbagai perlengkapan kecil lain untuk dijual mulai dari kaos kaki, kaos tangan, Windstoper (topi mendaki), raincoat, kaos dan lain sebagainya.

Baca juga: Hobi Sederhana yang Bisa Jadi Ajang Bisnis

Tips bisnis penyewaan peralatan mendaki

  • Pastikan tempat base camp milik Anda berada didekat jalur pendakian gunung. Meski pun kadang ada saja tempat penyewaan yang berada di tengah kota besar.
  • Pasang papan nama akan lebih bagus, dan hal ini adalah sebuah kewajiban sebagai base camp dan tempat sewa peralatan mendaki.
  • Pasarkan bisnis ini secara online baik via blog, web maupun media sosial agar orang bisa melakukan booking.
  • Selalu rawat peralatan yang hendak disewakan dan jika sudah rusak lebih baik diganti.