Domain-Hosting-Gratisan

Apapun yang namanya gratisan memang asyik untuk dinikmati. Tidak perlu mengeluarkan biaya sepeserpun, termasuk salah satunya adalah gratis membuat halaman website. Ada yang disebut sebagai halaman web dengan hosting dan domain gratisan, dan pilihannya pun ada cukup banyak saat ini. Dengan sedikit bermodalkan skill olah bahasa pemrograman dan koneksi internet Anda sudah bisa membuat halaman web yang lumayan meski tidak terlihat professional.

Bagi Anda yang memulai bisnis, mungkin akan sangat membantu karena Anda tidak perlu mengeluarkan anggaran untuk hosting. Tetapi apakah selamanya domain dan hosting gratisan itu menguntungkan? Ingat, sudah menjadi hukum alam bahwa yang berbayar tetaplah memiliki kelebihan. Dan benar saja, ada banyak kekurangan jika Anda menggunakan hosting gratisan.

Berikut ini kami akan mencoba mengulas kekurangan domain dan hosting gratisan sebagai referensi bagi Anda yang masih ragu untuk membuat web dengan yang berbayar:

 1. Fitur sudah pasti kurang

Fitur hosting gratisan sudah pasti kurang ketimbang hosting berbayar. Alasannya simple saja, apabila hosting berbayar memiliki fitur sama dengan hosting gratisan, tentu saja semua orang akan memilih hosting gratisan. Jadi, kelengkapan fitur tetap unggul dari hosting berbayar. Bahkan terkadang untuk hosting dengan biaya murah saja, masih kurang fiturnya. Apalagi yang gratisan.

2. Nama domain berbeda dengan berbayar

Karena berbeda hosting sudah tentu berbeda nama domainnya. Anda tidak akan bisa mendapatkan .com dan .co.id karena nama domain tersebut adalah berbayar. Jadi sangat mudah di identifikasi oleh visitor bahwa situs Anda adalah gratisan. Tentu kurang bagus untuk kegiatan berdagang/berbisnis online mengingat hosting berbayar akan meningkatkan citra perusahaan Anda lebih bonafit. Tidak jarang pula calon konsumen akan ragu dengan Anda karena websitenya kurang meyakinkan.

3. Iklan yang tidak terduga

Jangan kaget bila halaman dengan hosting gratisan Anda terdapat iklan yang sebenarnya tidak dikehendaki. Ya, ternyata iklan yang muncul berasal dari pihak provider web hosting. Anda dilarang protes dan dilarang untuk menghapus, lagipula tidak dapat dihapus. Namanya juga gratisan jadi Anda harus menerima apa adanya.

Bukankah sebuah website dagang dengan iklan membuat kurang menarik? Kecuali bila Anda memang ingin menghasilkan uang dari iklan tersebut. Tapi kenyataannya Anda tidak mendapatkan uang sepeserpun meskipun halaman web gratisan Anda dipenuhi iklan.

4. Keamanan data tidak bisa terjamin

Inilah saah satu hal yang paling dikhawatirkan, yakni soal keamanan data yang kurang terjamin. Mungkin Anda sudah merancang web sedemikian rupa, install script, memposting gambar, edit ini, edit itu. Tiba-tiba semua data hilang atau website di delete dari server.

Padahal pengunjung sudah banyak, dan Anda sudah menghabiskan banyak waktu untuk mengembangkannya. Sudah banyak orang yang “curhat” tentang pengalamannya menggunakan hosting gratisan. Dan salah satu yang paling banyak di”curhatkan” adalah masalah tersebut.

5. Servernya labil

Yang dimaksud labil adalah sering down, sehingga kadang bisa diakses dan kadang-kadang juga tidak dapat diakses. Bayangkan saja, mungkin dengan hanya satu server digunakan orang banyak orang, bagaimana tidak labil?

Bahkan kadang-kadang hosting premium saja bisa terjadi masalah ini, apalagi yang gratisan. Sulit berbisnis dengan lancar apabila halaman web Anda sulit diakses, atau hanya kadang-kadang lancar diakses. Jawabannya memang hosting gratisan itu labil, dan yang berbayar lebih stabil.

6. Desain biasa saja

Anda ingin membuat website dengan banner besar, layout menarik, atau dengan kata lain dengan interface unik? Cukup sulit bila yang dipakai adalah hosting gratisan. Yang ada hanyalah desain model standar, sekedar untuk mencantumkan kategori dan sub kategori. Seperti halnya blog gratisan. Mungkin lebih terkesan biasa-biasa saja tanpa adanya kelebihan lain dalam hal desain. Pastinya kurang mendukung kreativitas Anda.

7. Kapasitas terbatas

Kapasitas space yang terbatas menjadi masalah lain. Anda tidak akan dapat membuat konten yang lebih banyak. Sebagai contoh adalah Anda hanya mendapat jatah Disk Space hanya 1 GB atau dibawah itu. Bahkan kadang-kadang ada yang hanya memberikan Disk Space sekitar 200 MB. Kurang mendukung bagi Anda yang ingin input data banyak, terutama data-data multimedia seperti format gambar, video dan lainnya.

Jadi masih enggan berkorban uang untuk dapat memiliki situs website professional?