5-Jenis-Konsep-Website

Sedang ada rencana untuk membuat situs website? Yang perlu Anda pikirkan bukanlah masalah biaya karena saat ini sudah banyak penyedia jasa pembuatan website dengan harga yang cukup miring. Tetapi yang perlu dipikirkan adalah apa konsep website yang hendak dibuat. Ingat, ketika Anda berkunjung ke sebuah situs website pastinya memiliki konsep desain yang berbeda-beda. Tidak semua website dibuat sama, atau dibuat dengan pola yang begitu-begitu saja.

Nah, ternyata jika dihitung ada sekitar 5 jenis konsep desain website yang banyak digunakan. Pada umumnya memang sebuah situs website digunakan untuk alat marketing dan sebagian lainnya dibuat untuk memuat informasi yang bukan untuk penjualan, serta desain web khusus untuk memuat konten-konten pribadi. Seperti apa saja 5 jenis konsep desain website yang dimaksud? Berikut ulasan selengkapnya, dan semoga bisa menjadi referensi bagi Anda:

1. Website Marketing tools

Salah satu jenis desain situs website yang cukup populer, karena fungsinya untuk alat pemasaran online. Desain website untuk marketing tool biasanya harus dirancang sedemikian rupa menariknya. Mulai dari letak dan isi menu yang diletakan sesuai kebutuhan, layout harus mengutamakan keunikan dan menarik, informasi sangat up to date, mudah dipahami, serta support untuk mobile friendly.

Mengapa harus demikian? Ya, karena website semacam ini biasanya akan menunjukan dan mengutamakan apa produk maupun jasa yang dimiliki. Biasanya pemiliknya akan menggunakan kata-kata yang profokatif, dan jika cukup bonafit Anda akan melihat penggunaan animasi yang bagus. Contoh website marketing tools adalah http://www.microsoft.com, http://www.samsung.com , http://www.astra-honda.com dan lain sebagainya.

Baca juga:  10 Hal Yang Membuat Situs Wikipedia (Bahasa Indonesia) Menarik

2. Website komunitas

Untuk yang kedua, ada konsep desain website komunitas yang cukup berbeda dengan desain website marketing tools. Pembuatan desain website semacam ini tujuannya hanya untuk mengumpulkan orang sebanyak-banyaknya yang memiliki kesamaan dalam sesuatu hal baik itu hoby, profesi, tempat asal, gender dan lain sebagainya.

Konsep website komunitas hampir seperti portal dan sedikit seperti website marketing. Didalamnya akan ada berbagai konten-konten berita terkini seputar komunitas, tetapi juga memiliki menu About Me, Contact dan sebagainya. Selain itu desain website untuk komunitas juga mempunyai feature forum untuk interaksi lebih lanjut sesama anggota. Contoh website komunitas adalah http://komunitasbambu.com/ , http://salihara.org/ dan lain-lain.

3. Website Portal

Ini adalah website yang didesain khusus untuk menyampaikan informasi berita. Desain layout yang ditampilkan biasanya lebih rapih dan tidak terlalu macam-macam. Pada menu utama tentu akan tersedia kategori berita, kemudian pada badan website memuat berbagai tautan-tautan untuk menuju halaman yang berisi informasi.

Website portal tidak melulu membahas seluruh topik, karena ada banyak portal yang merupakan Niche atau halaman web yang membahas satu bidang saja. Sebagai contoh adalah portal tentang game, ponsel, berita bisnis, berita olahraga, portal berita daerah dan lain sebagainya. Di Indonesia sendiri ada beberapa website portal yang cukup populer seperti http://www.okezone.com/ , http://portal.paseban.com/ , http://www.kotakgame.com/  dan lain-lain.

4. Website E-Commerce

Hampir sama dengan konsep website marketing tools, tetapi E-commerce lebih spesifik lagi. E-Commerce memang sangat dikhususkan untuk alat penjualan, dan didalamnya akan terdapat berbagai kategori jenis produk yang bisa dibeli. Atau bisa dikatakan ini adalah katalog online. Pengunjung website dengan konsep E-Commerce harus serasa sedang berada pada sebuah etalase toko yang terdapat banyak barang.

Baca juga:  Tips Marketing Toko Online Untuk Produk Kosmetik dan Obat

Website seperti ini tentu memiliki layout produk-produk yang mudah dilihat, terpisahkan berdasarkan kategori. Kemudian terdapat form registrasi, form pemesanan, serta cara konfirmasi order produk. Bagi Anda yang berminat untuk menjadikan usaha toko di jadikan online, maka konsep inilah yang harus digunakan. Beberapa contoh konsep website E-Commerce adalah www.lazada.co.id , www.bhinneka.com , www.bonekalucuna.com dan lain-lain.

5. Website personal

Sudah bisa ditebak bahwa konsep desain website personal hanyalah berisi tentang profil dan kontek dari seseorang. Biasanya konsep desain website semacam ini digunakan oleh para artis, tokoh politik, pemimpin perusahaan atau mungkin orang biasa. Isinya hanya konten yang dibuat oleh seseorang tersebut, gambar pribadi, memuat portopolio, prestasi dan lain sebagainya. Mungkin ini hampir seperti blog biasa, dan cocok juga digunakan untuk website resmi grup band atau kelompok kecil tertentu.